INDOMEDIA24|NEWS & LIFESTYLE
.
Lembaga Survei Bikin Pusing Rakyat
Lembaga Survei Bikin Pusing Rakyat! Kata para pengamat, lembaga survei itu sekarang menjadi kekuatan kelima setelah media. Fungsinya "menggiring opini", membangun opini publik. Jadinya "tidak ilmiah" lagi, apalagi kabarnya banyak (kebanyakan?) lembaga survei itu merupakan "pesanan", hasilnya disetting untuk memihak kubu politik tertentu.
Tidak heran, hasil hitung cepat (quick count) pun berbeda-beda. Setidaknya ada 5 lembaga survei yang menyatakan Jokowi-JK menang. Setidaknya 4 lembaga survei lain menyatakan kubu Prabowo-Hatta yang menang.
Parahnya, kedua kubu juga menjadikan hasil hitung cepat itu sebagai acuan. Kubu Jokowi sudah mendeklarasikan kemenangan. Kubu Prabowo juga demikian. Nah lho... kalo sama-sama menang, masak dua-duanya jadi presiden terpilih?
Yang dikhawatirkan, setelah KPU mengumumkan hasil resmi, terjadi protes, ribut! Tuduhan manipulasi dan kecurangan akan muncul. Ribet 'kan? Wajar, jika TNI kabarnya sudah menyiapkan "rencana darurat", mengantisipasi rusuh pasca Pilpres 2014 ini.
Dari komentar kedua kubu, tampaknya gak ada yang menenangkan. Dua-duanya panas! Ini potensi konflik. Ini bahaya. Kayaknya gak bisa terima kalau Jokowi atau Prabowo kalah. Yang ada dalam kamus kedua kubu adalah SIAP MENANG, TIDAK SIAP KALAH. Wah wah wah... ini bahaya!
Sebaiknya lembaga survei DILARANG saja kalo bikin pusing seperti ini. Apalagi banyak (kebanyakan?) lembaga survei itu bayaran. Bahkan ada yang mengatakan, survei itu "pelacuran akademis"! Wiiih... ngeri!
Bagaimana, jika Lembaga Survei Bikin Pusing Rakyat terus, kita desak agar lembaga survei dibubarkan dan DILARANG SAJA! Setuju......???
Maksudnya, yang dilarang itu Lembaga Survei Politik, bukan survei bisnis/marketing atau survei selain politik.
Tidak heran, hasil hitung cepat (quick count) pun berbeda-beda. Setidaknya ada 5 lembaga survei yang menyatakan Jokowi-JK menang. Setidaknya 4 lembaga survei lain menyatakan kubu Prabowo-Hatta yang menang.
Parahnya, kedua kubu juga menjadikan hasil hitung cepat itu sebagai acuan. Kubu Jokowi sudah mendeklarasikan kemenangan. Kubu Prabowo juga demikian. Nah lho... kalo sama-sama menang, masak dua-duanya jadi presiden terpilih?
Yang dikhawatirkan, setelah KPU mengumumkan hasil resmi, terjadi protes, ribut! Tuduhan manipulasi dan kecurangan akan muncul. Ribet 'kan? Wajar, jika TNI kabarnya sudah menyiapkan "rencana darurat", mengantisipasi rusuh pasca Pilpres 2014 ini.
Dari komentar kedua kubu, tampaknya gak ada yang menenangkan. Dua-duanya panas! Ini potensi konflik. Ini bahaya. Kayaknya gak bisa terima kalau Jokowi atau Prabowo kalah. Yang ada dalam kamus kedua kubu adalah SIAP MENANG, TIDAK SIAP KALAH. Wah wah wah... ini bahaya!
Sebaiknya lembaga survei DILARANG saja kalo bikin pusing seperti ini. Apalagi banyak (kebanyakan?) lembaga survei itu bayaran. Bahkan ada yang mengatakan, survei itu "pelacuran akademis"! Wiiih... ngeri!
Bagaimana, jika Lembaga Survei Bikin Pusing Rakyat terus, kita desak agar lembaga survei dibubarkan dan DILARANG SAJA! Setuju......???
Maksudnya, yang dilarang itu Lembaga Survei Politik, bukan survei bisnis/marketing atau survei selain politik.
Cube Test
Top 5 Popular of The Week
-
Samsung S7262 Galaxy Star Pro Duos - Harga dan Info Produk. Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Star Pro duos S7262 Smartphone Samsung G...
-
Cara Membuat File PDF Anti Copy Paste Teks dengan DoPDF File Portable Document Format ( Pdf ) jika tidak dikunci, masih bisa dicopy paste ...
-
TIPS & Trik Menghemat Kuota Internet di HP Android / SmatPhone Agar Tidak Cepat Habis. Paket Internet Unlimited sebenarnya tidak benar-...
-
CB Magazine -- Namanya Maya Septha Setiono. Lahir di Jakarta, 12 September 1986. Aktris Indonesia ini pertama kali dikenal sebagai model ikl...
-
CB Magazine -- Meme Nikita Willy, Nikita Mirzani, dan Nikita Lengserin beredar di Media Sosial. Meme bernuansa politis itu seakan menghangat...
-
CB Magazine -- Berikut ini Daftar Tulisan Arab Salam (Assalamu'alaikum), Basmalah (Bismillahir rohmaanir rohim), Hamdalah (Alhamdulillah...
-
CB Magazine -- Hashtag atau tagar #haturnuhun menjadi trending topic di Twitter, Jumat (24/4/2015), untuk "Bandung Trends". Kata ...
-
Selain Jadi "TOGUA", Logo Baru JOGJA Seharga Rp 1,5 Miliar Dinilai Kebablasan CB Magazine -- Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (...
-
KOMPUTER , laptop, netbook, SmartPhone, atau HP Android Anda lambat alias lemot? Ini salah satu cara mengatasi atasu solusinya, yaitu dengan...
-
Koleksi Gambar Keren & Unik Kartu Ucapan Selamat Lebaran atau Selamat Idul Fitri 1436 H / 2015 M. CB Magazine -- Desain Kartu Ucapan Sel...


No comments: